Tuesday, December 13, 2016

I feel too much

Beberapa bulan ini terlalu banyak pressure dari kampus, organisasi, keluarga, bahkan love life gue... (meskipun nggak pantes dibilang love life sih karena nggak dua arah). Semuanya jadi campur aduk karena di satu sisi gue pengen balik kayak dulu aja jadi ansos, tapi di sisi lainnya gue seneng bisa belajar hal baru. Yep, otak gue panas, banyak kerjaan yang dateng dari sana-sini sampe gue bingung dimana kehidupan gue.

"Santai dululah ruf, kerja mulu nggak capek apa."
"Totalitas banget neng."
"Cie sibuk."
"Sabar ya rup. Gue ngerti kok."

Kalimat-kalimat di atas adalah yang paling sering gue denger di tahun ini. Masih vivid banget di memori gue ekspresi mereka pas ngomong hal-hal semacem itu. Ada yang simpati, ada yang sok peduli, ada yang sarkasme, ada yang sekedar ngomong aja... yah gitulah hidup. Gue nggak mau banyak komplain lagi karena gue tau itu cuma buat kehidupan gue makin suram aja.

Dan sebenernya gue merasakkan hawa kebencian yang ada di sekitar gue semakin kuat, tapi gue nggak mau panas cuma gara-gara gitu doang. Yang penting gue udah berusaha yang terbaik. Mau gue dinilai sombong, atau sok sibuk atau sok iye, gue poker face aja.

Oh iya, mengenai love life gue... jadi gini, emang cuma sedikit-banget orang yang tau, karena gue juga nggak mau ambil pusing buat kedepannya. Banyak yang bilang gue itu terlalu milih-milih. Dan gue bingung, memang bukannya kalo mau dapet cowo harus milih ya?

Setiap gue suka sama orang, pasti ada aja yang ngedesek gue buat jadian. Tapi ya nggak semudah itu kan? Gue harus tau dulu doi kayak gimana. Dan anehnya setiap gue suka pasti orangnya nggak kenal duluan sama gue. Kadang 'hiks' banget sih tiap ngalamin kayak gitu. Tapi di sisi lain gue bebas senyam-senyum tiap orangnya lewat. And fyi, gue bukan tipe caper karena gue tau diri sih. Entah kenapa self-esteem gue di bidang ini sangat low. Selalu aja ngerasa kurang pantes kalo ngeliat orang itu lebih wow dari gue.

Kayaknya gue nggak perlu mikirin dulu ya hal kayak gini... tapi gue takut kebablasan ih wkwk. Kerja dulu deh rup kerjaaa! Ntar juga dateng sendiri :3

Saturday, November 12, 2016

NOVEMBER

Sudah pertengahan November dan gue belum sempat say hi disini.

Oke, jadi singkat cerita ya, di bulan ini jadwal gue sangat hectic dan bukannya sok sibuk sih, tapi emang tiap hari gue ada rapat kecuali minggu. Karena tanggung jawab gue sbg president club dan sempet naik jabatan di hima, free time gue jadi punah :(

Dan FYI aja, sampe-sampe gue lupa sama 'nama' orang yang sebulan lalu sempet gue taksir wqwqwq. Kocak sih, pas lagi rebahan dan ngecek sosmed gue merasakan suatu kehampaan yang sangat-sangat familiar. Di saat itu gue meraba-raba perasaan gue ke orang-orang spesial, dimana tiba-tiba gue lupa sama nama doi... dan sempet guling-guling di kasur buat mengingat namanya. Alhasil gue ngeliat list nama di grup sosmed dan NAH, finally gue inget. Sayangnya cuma masa lalu ya ehehe :p

Meskipun sekarang emang posisi gue lagi nggak suka siapa-siapa, ternyata masalah selalu ada dan datang dari segala arah yah. Terutama manajemen waktu gue rada aneh nih. Setelah gue cek schedule, kehidupan gue akhir-akhir ini itu 35% untuk hima, 35% untuk english club dan sisanya buat kuliah serta hal-hal lain. Well yaaa gue sih udah pasrah sama nilai kuliah semenjak tugas gue yang totalitas ditolak mentah-mentah sama dosen gegara telat seminggu. Disitu gue mikir, mungkin semua ada hikmahnya. Yang penting sekarang gue berusaha aja sebisa gue buat seimbang.

Gapapa ya gue curhat disini, maafin bawel. Kalo nggak suka ya jangan diterusin baca atuh :(
Ini mumpung gue sempet curhat.

Saturday, October 15, 2016

I LIED.

Dan lagi-lagi bohong, saat dimana gue menjelaskan kronologis itu tentang lo. Bukan bener-bener bohong sih, i mean ya nggak begitu jujur gitulah. Terutama sama perasaan gue sendiri. Untuk kesekian kalinya, gue pengen banget jujur tapi kenapa ya gengsi gue gede banget -_-

Gue sebenernya berharap lebih ada kelanjutan dari kisah itu, tapi di satu sisi gue juga nggak mau bawa perasaan bangetlah menanggapinya. Karena kemungkinan besar gue makin bego tuh besar banget. Sekarang-sekarang ini gue sok sibuk aja dulu, supaya nggak kepikiran. Meski serada gagal setiap malem menjelang tidur, dan tangan gatel banget buat ngetik text... hmm... yaudalah.

Mungkin ini hanya sesaat.
Semoga ini hanya sementara.
Gue nggak mau sedih dan ngerasa gembel gini ngemis-ngemis perhatian.
Gue capek bohong terus.

Sunday, October 2, 2016

Ironic

Dan masih disini aku membodohi diri sendiri.
Berjanji tidak akan terbuai oleh rayuannya, namun tak sampai dua kali berpikir aku pun mengiyakan.

"Sudah bersumpah untuk memalingkan wajah, kenapa masih saja memberikan kesempatan, idiot?" Gumamku kesal dan tak bergeming sejenak di hari itu.

Baru saja sesaat lalu aku bertingkah tegar dan congkak setelah mendeklarasikan keapatisanku terhadapnya. Dan tak sampai sedetik bisikkan buayanya melilitku, aku pun tergoyah oleh kemungkinan semu. Sungguh ironi... ketika hati justru menerima untuk tersakiti.

Aku ingin rela. Aku ingin lepas. Aku ingin bebas.
Perasaan ini terlalu lama bergelut menguras tenagaku.
Untuk apa aku meluangkan segalanya jika aku saja tak bisa menerimanya secara penuh?

Saturday, September 17, 2016

I do care about them

Banyak yang bilang kalo gue ini cuek, jutek, tertutup, kurang friendly, dan sejenisnya. Tapi gue bersyukur bagi beberapa orang yang tau─ mereka cuma nganggep gue ini kaku atau takut dibilang sok atau kadang pemalu. Dan dalam beberapa kasus─ emang guenya aja yang mager dan lebih milih sendirian.

Mungkin karena gue yang terlalu pasif, bahkan ke temen-temen terdekat sekali pun. Gue tau kok nggak semua orang bisa mentoleransi karakter gue, tapi perlukah pertemanan itu harus saling 'bertemu' dan 'bersapa-kabar' setiap saat? Karena menurut gue nggak. Sangat tidak perlu.

Pertemanan atau persahabatan ideal menurut gue itu yang justru tidak terikat oleh 'status' tersebut. Gue nggak perlu tau kabar mereka meski sekian lama belum ketemu, yang penting gue selalu siap saat teman gue itu membutuhkan. Dan saat kita bertemu, dia masih akan memperlakukan gue dengan sama seperti sebelumnya, meski dia udah tau busuk-busuknya gue. (In fact i have one, fortunately)

Gue juga bukan tipe temen yang nuntut orang buat mencurahkan isi hatinya. Gue lebih ke tipe yang nunggu buat dia siap untuk cerita sendiri ke gue, karena gue nggak mau dia terpaksa atau tertuntut untuk cerita karena kita adalah 'teman'.

Dan ya alasan gue menjabarkan persepsi pertemanan ini bukan lain karena gue sedang mengalami masa sulit itu. Maksud gue, saat ini gue sadar ada beberapa temen gue yang lagi kesulitan mengatasi love-life mereka. Tapi gue nggak bisa berbuat apa-apa, karena sepasif itu gue. Gue nunggu mereka duluan yang cerita ke gue, tapi sampe sekarang mereka belom bisa menangkap karakter gue ini.

Gue takut mereka salah sangka─ bahwa gue nggak peduli sama penderitaan mereka. Padahal gue itu tau banyak hal loh, tapi gue pura-pura bego aja karena menghargai perasaan dan harga diri mereka. Memang guenya ajasih yang mungkin nggak terbuka duluan sama mereka, tapi secara perlahan akhir-akhir ini gue udah bisa ekspresif kok. Walaupun setengah-setengah wkwk :p

Tuesday, September 13, 2016

Depressed

Udah seminggu nggak keluar rumah, nggak hangout bareng temen juga, dan udah lebih dari dua minggu ngerasain hawa yang bete mulu bawaannya. Setelah gue observasi, gue tau penyebabnya apa dan gue tau sikap gue ini nggak adil untuk beberapa orang. Oleh karena itu gue memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan diri sendiri dulu. Nonton film, dengerin lagu, baca kamus, menjelajah internet, menyiapkan beberapa hal untuk klub, bahkan nyuci sepatu. Hehe

Sebenernya 'alone time' ini kurang bgt, gue butuh tempat yang gue bener-bener bisa sendirian tanpa perlu peduli sama orang-orang sekitar-- i mean, without my family. Karena nggak jarang juga keluarga gue ini kena semprot sama gue yang labil. Gue tau sih, begitu egoisnya gue kadang-kadang pengen seenaknya aja. Makanya kalau dipikir-pikir lagi gue harus cepetan lulus dan hidup independent, tanpa nyusahin orang tua secara finansial juga.

Tapi nggak semudah itu sih lulus cepet, gue tau. Karena dengan pace normal aja gue masih suka ngeluh sama tugas yang seabrek. Ya minimal gue nggak telat lulus deh, tinggal setengah jalan kok ini ruf. You must endure it.

Oh ya anyway, penyebab gue bete ini kemungkinan besar terkait dengan orang-orang yang belakangan ini gue kategorikan sebagai masa lalu. Bukannya gue lebay sih, tapi bahkan orang yang seminggu lalu 'udah berhenti' gue suka juga termasuk kategori itu. So, please let me live peacefully ya guys, awas aja pada sembarangan menebarkan bumbu drama lagi -_-

Monday, September 5, 2016

I have no idea what to title this post

Gue bingung aja gitu ya, kenapa gue nggak bisa bersikap biasa kayak sebelumnya ke mereka? Kerjaan gue akhir-akhir ini ngerespon dengan jawaban jutek, singkat, dan bahkan seringkali keramahan mereka gue abaikan. I just don't know why exactly im feelin this way aja gitu these days. Dan sebenernya gue nggak nuntut orang untuk ngerti sih, karena gue sendiri juga sulit untuk mendeskripsikannya.

Ada yang tiba-tiba-- out of the blue, beberapa saat lalu, mengaku care sama gue. Dan yang terlintas di otak gue tuh cuman "BUT HOW? You just barely know me tho."

Ada yang tiba-tiba menghampiri kehidupan gue lagi-- yah beberapa orang lebih tepatnya-- dan entah mengapa gue nggak bisa merasakan vibe yang sama dari mereka yang dulu dan itu membuat gue berpikir "Woah they've changed. And i don't think i could deal with them" setiap mereka berusaha ngebaikin gue.

Dan bahkan ada yang dengan kurang hajarnya-- masuk-keluar hidup gue tanpa arah dan membuat gue berpikir "Just what the hell are u doing" setiap saat dia muncul dengan ciri khasnya yang menjengkelkan itu (well gue menjelaskan beberapa hal dengan kalimat yang ambigu, so yeah i don't expect you to understand).

Di saat gue mengingat semua pengalaman, perasaan aneh, dan alasan-alasan mengapa gue bersikap seperti itu kepada mereka... di saat itu pulalah gue menyimpulkan-- bahwa sepertinya gue masih belum siap untuk meladeni orang-orang sejenis mereka. Belum saatnya gue keluar dari zona nyaman ini. Dan belum momentnya untuk gue benar-benar mengorbankan waktu gue untuk mereka.

Ugh, setelah mereview ulang tulisan gue di post-an ini... kenapa acak adul ya-_- ah bodo.
Bhay.

Monday, August 22, 2016

B y e.

Nggak begitu bertahan lama sih ya, masih dengan alasan yang sama mengapa gue nggak bisa melanjutkan kebodohan yang menjadi-jadi ini. "Karena tidak ada poin lebih dan alasan yang cukup untuk gue mengorbankan lebih waktu gue."

Pintar-pintar dalam memilih ruf, jangan dibutakan oleh perasaan untuk orang yang salah. Jangan pernah memberikan hatimu sepenuhnya jika sudah tau akan menjadi abu nantinya. Masih banyak yang lebih decent-- diluar sana.

The time is over baby, gue nggak sudi bangkotan demi lo. You don't deserve me.


Tuesday, August 9, 2016

What if

Gimana kalo ternyata cuma gue yang terlalu percaya diri?
Gimana kalo ternyata perasaan ini cuma ilusi?
Gimana kalo ternyata dia cuma menganggap gue satu dari sekian banyak?
Gimana kalo ternyata dia udah tau perasaan gue?
Gimana kalo ternyata dia nggak pernah tertarik secara tulus?
Gimana kalo ternyata semua skenario nggak akan pernah terjadi nantinya?
Gimana kalo ternyata gue cuma pelarian?
Gimana kalo ternyata dia keburu ilfil?
Gimana kalo ternyata selama ini dia cuma pengen main-main?
Gimana kalo ternyata dia adalah orang yang nggak seharusnya pernah mengisi hati gue?
Gimana kalo ternyata gue terlalu naif?
Gimana kalo ternyata semua infonya benar-benar nyata?
Gimana kalo ternyata gue salah menilai dia?
Gimana kalo ternyata dia justru terlalu lelah untuk melanjutkan?
Gimana kalo ternyata dia cerita ke temen-temennya tentang kejelekan gue?
Gimana kalo ternyata dia mikir gue adalah cewe yang rese?
Gimana kalo ternyata semua terjadi sesuai keinginan gue hingga akhir?
Gimana kalo ternyata gue bakal terus baper nantinya?
Gimana kalo ternyata perasaan ini bakal terus bertambah, bukannya malah berkurang?
Gimana kalo ternyata hati dan otak ini semakin nggak sinkron?
Gimana kalo ternyata selama ini dia nggak pernah nyari tau tentang gue?

Dan gimana kalo ternyata.........

ini cuma karma?

Friday, August 5, 2016

Finally, YEAY

BEBAS TUGAAAAAAAAS YUHUUUUU!

Saatnya menjalani liburan tanpa mesti terbebani deadline. Fuh, tinggal utang tugas-tugas gue di rumah nih ngepel, nyuci sepatu, segala macem. HAHA akhirnya gue hampir menyelesaikan setengah kehidupan gue di kampus dengan selamat tanpa pikiran aneh-aneh pengen berhenti aja di jurusan yang sekarang :')

Oh ya, gue masih punya utang sama kehidupan love-life gue sih... Tapi yaaaa masih dalam progresslah, berhubung info tentang subjek masih ngadet dan simpang-siur gitu... hm yang penting gue fokus dulu deh sama apa yang ada sekarang.

Manfaatkan waktumu ini untuk bersenang-senang ruf sebelum badai melanda di semester depan. Tetep hemat dan selalu jadi orang yang berguna, jangan mellow dan negative thinking terus yaa! Semua akan indah pada waktunya, nggak usah dipikirin masa lalu yang jelek-jelek.

Ohya jangan lupa kalo mau keluar dari comfort zone, pastiin semuanya clear. Jangan sampai ada pertikaian dan kehidupan ala jungle yang menodai kisah kampus lo hehe ;p

SEMANGAT SEMANGAT! YOSH

Friday, July 29, 2016

Dxmn, this is really painful.

That moment saat "manusia-sejenis-gue" dengan sangat tiba-tiba-- tanpa alasan yang jelas, dilanda kesedihan & penyesalan yang sangat mendalam di suatu malam akibat mengulik fakta-fakta gelap yang seharusnya nggak pernah gue-- atau siapapun cari tahu.

Dengan mata dan tangan ini, gue telah mengubah asumsi ambigu yang selama ini gue ragukan menjadi mimpi buruk dalam jangka waktu semalam. Kenapa? Kenapa harus di saat gue baru merasakan nikmatnya memiliki seseorang yang dapat gue perhatikan belakangan ini?

Bukan hanya sekedar kecewa, melainkan gelisah. Perasaan 'suka' nggak akan pernah hilang begitu saja hanya dalam hitungan hari, apalagi di saat gue belum mengenal orang itu secara personal. Entah apa yang dia lakukan ke gue sampe buat gue keheranan gini. Padahal baru aja kenal. Baru juga kontakan.

To the point gue sempet geer cuma gara-gara hal sepele, bahkan sampe senyum-senyum like an idiot. Damn, this is really painful. Baru tahap awal aja udah bikin pedih gini, untungnya gue sangat expert menjaga perasaan ini supaya nggak bocor ke lingkaran pertemanannya. Coba aja pikir, kalo sekitaran gue sampe pada tau kalo gue lagi dimabok ekspektasi, bisa tamat pride gue.

Oke, intinya sih saat ini gue sedang mempertimbangkan apa yang harus gue lakukan. Karena 'rules' ternyata sangat dibutuhkan di love-life gue kali ini, nggak bisa ngegantung terus kayak kisah-kisah memilukan sebelumnya.

11 Agustus. Pada tanggal itu gue akan membuat keputusan bulat tentang langkah selanjutnya. Karena tanggal itu menandakan 1 bulan-- awal dari segalanya.

Monday, July 18, 2016

RECONNECTION


Awalnya gue sangat anxious dengan rencana kami yang telah berlangsung sejak bulan Maret tahun 2016 ini. Beberapa panitia kurang responsive dan sibuk dengan dunianya masing-masing. Wajar sih sebenernya, tapi setelah bertemu dengan mereka secara langsung gue mulai merasa nyaman dan sangat bahagia tanpa rasa penyesalan sedikitpun atas semua yang telah gue lakukan.

Sebelum hari H, kami para panitia mengadakan pertemuan untuk menuntaskan semua yang harus dibahas dan disepakati. Selain terikat dengan status kepanitiaan, ternyata pertemanan mengalahkan segalanya. Tidak peduli seberapa sulit dan melelahkan ketika gue mengorbankan 'kuliah' gue untuk kelancaran acara ini, selama gue masih bisa bercanda dan mengenal mereka lebih dalam, gue rela.

Sejujurnya, agak banyak 'drama' selama kelangsungan acara di hari H, tapi gue berusaha untuk mengabaikan itu dan menyikapi segalanya dengan sabar. Karena perjuangan-perjuangan itu sesungguhnya sangat terbayar dengan orang-orang yang selama ini gue kira 'nggak bakal pernah ngajak gue ngobrol'.

Oh my gawd gitu ya, gue sangat berterimakasih dengan acara ini karena telah menghapus imej gue yang 'sulit didekati' menjadi 'rufi yang approachable'. LOL. Meski gue sibuk sendiri mondar-mandir ngambil ini-itu, nyari-nyari orang, bahkan kayak orang ilang yang jalan-jalan sendiri, gue sangat bersyukur telah dihargai usahanya.

Ya walaupun dokumentasi gue sedikit banget sih karena 'bete' yang melanda saat malam hari dan membuat gue 'menyepi' beberapa saat. Hehe maklum ya gue emang sesuatu banget kalau udah bete. Mending didiemin aja dulu.

Setelah acara usai, ada beberapa kendala yang harus panitia hadapi. Dan nggak sedikit dari kami-- para panitia inti, yang mengorbankan lagi asetnya demi acara ini. Gue sangat terharu dengan teman-teman gue ini, sekaligus sangat bangga atas usaha mereka untuk membantu.

Thanks a lot guys, gue pamit ya ke Depok untuk pulang! Selamat berlibur untuk kalian, jangan lupain gue yaa~ see ya next... year? :)

Sunday, June 19, 2016

Homeworks

TUGAS KULIAH

1- Teknologi Bahan (2/5/16) ✔
  • PPT material konstruksi

2- Teknik Komunikasi Arsitektural (2/5/16) 
  • Manipulasi foto arsitektural
  • Bangunan maket Dominion Office Building (27/5/16)

3- Struktur Konstruksi 3
  • Makalah struktur secara individual
  1. High rise building 20lt; 
  2. Denah 
  3. Pondasi 
  4. Pembalokan 
  5. Tampak depan, tampak samping, tampak belakang 
  6. Potongan
  7. Perspektif

4- Kewarganegaraan (26/5/16) 
  • Short movie
  • Penulisan selama pembuatan movie
  • Penulisan essay & materi di blog (26/6/16)

5- Utilitas 2 (28/6/16)
  • Variabel : Sirkulasi vertical, plumbing (air kotor, bersih, bekas, panas, damkar), listrik, AC
  • Analisis perhitungan kebutuhan utilitas disesuaikan dgn denah tugas SK 3
  • Sistem utilitasnya
  • Gambar rencana utilitas

6- Filsafat Arsitektur (4/5/16) ✔
  • Makalah arsitektur brutalism

7- Perancangan tapak (4/5/16) 
  • PPT Analisa tapak; Input-output vegetasi, orientasi, gubahan massa
  • PPT Analisa sirkulasi, zonasi, topologi, dsb (29/6/16)

8- Studio Perancangan Arsitektur 3 (18/5/16)
  • Sekolah SD-SMP-SMA
  1. Analisa site
  2. Existing 
  3. Kebutuhan Ruang 
  4. Denah 
  5. Tema-Konsep 
  6. Site plan 
  7. Blok plan 
  8. Tampak & Potongan
  9. Perspektif

9- Perkembangan Arsitektur 2 ✔
  • PPT kelompok Arsitektur Yunani kuno & romawi
  • PPT individual Arsitektur Cina & Asia timur (4/5/16)

Tasks and responsibilities as committee (March-September 2016)

MINEKS 2.0 (APRIL)
- Desain poster coming soon 
- Desain poster dealine pembayaran 
- Sertifikat >120 org 

MINEKS 2.1 (JUNE)
- Desain poster coming soon 
- Desain official poster 
- Desain poster countdown 
- Live report at The Guild 

PAPER (MAY-JULY)
- Revisi proposal >5x 
- Bikin timeline table 
- Jadwal reminder 
- OPREC 

GEC (MARCH-JUNE)
- Desain poster 2nd fun meeting 
- Desain template quotes, edit foto, etc 3x a week
- Rapat lomba Senin 9/5/16
- Rapat untuk next meeting + Bukber 
- Desain poster 3rd fun meeting 
- 3rd Fun Meeting 21/6/16

REUNI AKBAR SMP 2016 (MARCH-JULY)
- Backup humas 
- Admin OA 
- Pengumpulan data alumni 60% 
- Timeline kegiatan 
- Poster list panitia OPREC 
- Data guru 
- Reminder untuk angkatan 1-5 terakhir kali (25/5)
- Finishing data alumni, guru, staff

FESTIVAL ARSITEKTUR (MAY-SEPTEMBER)
- Tim kreatif; tema-konsep-etc, PPT 
- Rapat 4/5/16
- Poster OPREC hymne jurusan 
- Cari volunteers untuk tim kreatif festival
- Desain poster Jobfair
- Poster OPREC hymne jurusan 

TIM PUBLIKASI
- Jadwal OA setiap hari kamis 
- Rapat evaluasi 4/5/16 

Saturday, May 21, 2016

Wednesday, May 11, 2016

Ain't got no time for love life

Here i am doing homework while on holiday :')

Begitu banyak keluhan menjelang mid-term exam tiap semester karena deadline yang berderet. Dan bersyukur banget ya, kemaren gue udah menyelesaikan tugas 2 matkul yang gue yakin banget baru gue doang di kelas yang kerajinan nyelesaiin. HEHE.

Kalo lo tanya kenapa gue serajin itu, ya alasannya nggak jauh-jauh dari "pengen-ngejer-tugas-lain" kok. Karena tugas gue bukan di kampus aja ya, melainkan tugas kepanitiaan untuk acara luar kota, himpunan, klub, bahkan tanggung jawab sebagai ketua kelas. Tugas-tugas ini sangat menyita waktu gue untuk memanjakan diri sehingga membuat gue tersadar akan kerusakan yang telah mereka perbuat terhadap mental dan fisik gue secara perlahan.

Bisa dibilang gue makin bengis, baper bingits, dan makin rese deh. Akhir-akhir ini sih ngerasa lagi diomongin sama beberapa orang yang mikir gue sok sibuk, tapi terserahlah yha selama nggak sampe ke telinga gue mah kalian bakal tetep idup kok 😏

Dan untuk kalian yang bilang "rufi kebanyakan curhat di blog", emang kenapa sih... salah ya gue? 😟 daripada gue curhat sama orang dan kalian ngerasa diomongin mending gue curhat ambigu kan disini hohoho.

Ohiya balik ke topik, gue lagi nyari cowo nih.

Eh maksudnya nyari jodoh.

Eh maksudnya...
Nyari kebahagiaan untuk membuat hati ini berdebar setelah sekian lama tidak bekerja. (Kecuali di saat gue menemukan cinta sejati dalam layar kaca)

Udah sekitar 3 tahun mungkin semenjak gue bener-bener suka sama orang? (Yang naksir-naksir ala berbi nggak kehitung yak). Bukannya karena standard gue ketinggian sih sebenernya, tapi emang karena nggak ada celah aja buat memikirkan hal itu.

Jadi... mungkin setelah tahun ini berakhir gue bakal menyempatkan diri untuk lirik-lirik. Doakan gue guyz.

Friday, May 6, 2016

Did these folks really fit my definition of “friend”?

Gue nggak tau lagilah. Yang mana yang beneran temen. Yang mana yang cuma pengen temenan. Gue suka kecewa. Sedih aja gitu. Kalo mau cerita segala macem nggak punya tempat, ujung-ujungnya gue cerita sama temen lama. Padahal gue nggak mau cerita karena mereka nggak ada sangkut pautnya sama masalah gue sekarang.

Kadang ada yang nawarin jadi telinga, tapi gue nggak bisa karena gengsi. Gue nggak bisa karena nggak mau ngebebani dia. Gue nggak bisa banget pokoknya cerita ke orang-orang. Karena gue terlanjur nggak bisa percaya aja gitu. Terlalu banyak orang yang udah bikin gue nggak percaya diri, bahkan itu disebabkan oleh orang-orang terdekat.

Kenapa sih. Kenapa. Kenapa. Kenapa orang-orang pada gitu.

Kenapa orang-orang nggak bisa serius disaat gue serius. Kenapa orang-orang nggak bisa jadi tempat pemecah masalah disaat gue membutuhkan. Kenapa orang-orang pada kayak badak semua. Kayak biawak. Kayak kodok. Kebo. Bullshit.

Apa mungkin karena gue yang terlalu lebay? Berekspektasi tinggi? Kebanyakan nonton film? Drama? Atau terlalu sensitif? Terlalu sok kuat? Terlalu susah dihampiri? Terlalu sulit ditebak?

Wednesday, April 27, 2016

50 things to remind myself

1. Bawa kacamata woy tiap ke bioskop
2. Selalu bawa sendok garpu sendiri setiap bepergian
3. Jangan terima telepon dari orang diatas jam 10 malem kecuali urgent
4. Jangan lupa pake garem tiap masak telor
5. Minum dulu sebelum makan, tidur, dan belajar
6. Selalu respon orang-orang yang nanya, jangan dingin
7. Jangan keseringan beli baju warna item, sekali-kali tampil beda
8. Poker face
9. Sopan sama dosen, jangan keliatan lesu tiap diajar, ketawa kalo lagi ngelucu
10. Jangan pinjemin hardisk ke siapapun lagi sampe dibawa ke rumah
11. Pake gincu supaya nggak keliatan pucet
12. Sebelum berangkat ke kampus, ngaca dulu muka lo ganti kulit apa nggak
13. Kabur kalo berasa mau nangis
14. Jangan banting hp kalo kesel
15. Hemat ruf
16. Jangan ngerepotin temen
17. Gunting kuku sebelum patah lagi
18. Jalan kaki aja, pake ojek mahal
19. Inget umur, jangan sok imut
20. Bawa tisu tiap saat supaya jadi cewek
21. Beli pulsa kalo udah masa aktif mau abis aja
22. Jangan kebiasaan buru-buru ngasih instruksi kalo kerja kelompok, biarkan mereka bernapas dulu
23. Jangan keseringan muncul di grup panitia, bikin sakit hati
24. Liat tanggal kadaluarsa dulu kalo beli roti atau yoghurt
25. Bawa sambel tiap bawa bekal
26. Jangan tidur di sebelah handphone, taroh yg jauh
27. Know your place
28. Jangan sombong sama orang, nanti karma lagi
29. Mulai sekarang jangan main laptop lepas battery
30. Jangan minum kafein, ntar hyper
31. Kalau besoknya kuis belajar jangan sebelum ngampus
32. Bawa pulpen kemana aja
33. Bawa tisu kemana aja
34. Charge HP sebelum ngampus :')
35. Coba secara natural nyampur sama anak-anak lain, jangan sama itu itu aja
36. Jangan. pernah. ngakuin. perasaan. duluan.
37. Siapin mental & materi sebelum presentasi
38. Maksimalkan tugas yang lo mampu, jangan terlalu all-out sama matkul studio
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.

Tuesday, April 26, 2016

Blog themes to look forward

Lagi seneng-senengnya ngedit blog setelah sekian lama, dan gue sudah merencanakan beberapa tema baru yang akan gue pasang jika ada free time untuk mendesain :')

Nggak cuma secara visual sih, tapi lagu-lagunya juga harus gue cocokin sama background. Kalau misalkan tema gue yang sekarang ini lagi tentang "look up and get lost" dengan konsep "galaxy/space", lagu-lagunya juga harus pas dong hehehe (gue sebenernya tau banget kalo gue lagi excited sendirian). Ya minimal kalo judul atau konten lagunya nggak nyambung... bisalah cocokin dikit feelnya.

Hmm in case gue punya viewers... (berhubung poll kemaren gue liat ada sekitar 8 votes) bisa kali vote lagi tema/konsep apa yang selanjutnya harus gue pake untuk blog di sidebar gue paling atas kanan ;)

Spoiler


Friday, April 22, 2016

Money, Love & Friendship

Gue udah nggak tau lagi mesti gimana. Umur 20 ini gue lagi sedih-sedihnya melepas kepergian uang. Bukannya alesan, kadang emang mereka nggak sadar apa aja yang telah gue korbankan. Dan untuk apa gue cerita sedangkan mereka aja nggak ngerti gimana rasanya di posisi gue.

Dan sejujurnya gue nggak butuh dingertiin sih ya, asal mereka cukup tau aja gue jujur dan nggak menyelipkan kalimat-kalimat hiperbola dalam tiap keluhan gue. Pokoknya kalo masalah uang gue nggak mau nyeritain secara detail deh, sedih banget kalo dijabarin. Jadi gue serba salah banget.

Kemudian saat gue pikir-pikir lagi, masalah gue bukan cuma masalah uang, masih ada perasaan yang perlu dijaga dan diurus. Pernah ada beberapa orang nanya dan ngasih sentakkan, "lo maunya apasih ruf" OHOK. Gue pen muntah kalo udah ngomongin cinta, nggak pernah ada yang sesuai menurut gue. Semuanya terlalu berlebihan dan kekurangan. Jadi bukan rahasia lagi kalo gue emang bener-bener sedang tidak peduli dengan hal seperti ini.

Jadi guys, intinya... biarkan gue dan perasaan ini yang menyelesaikan segalanya. Toh gue belom umurnya kok buat serius-serius amat, nggak usah terlalu bingung sama setiap respon gue yang ambigu. Karena gue masih lebih menikmati masa pertemanan gue dengan lingkungan yang sekarang.

Mungkin beberapa orang mengira, gue terlalu biased kalo masalah temenan. Well, well... silahkan menilai sesuka hati kalian ya. Gue udah kebal digosipin dan dijudge. Thanks for your opinions btw.

Saturday, April 2, 2016

And so, it turns out, I am that bxtch.

- Versi lapisan terluar

I'm okay without them.

- Versi pertanyaan hati

Kenapa ruf? Kenapa di setiap saat lo punya banyak orang yang sangat sayang sama lo, you push them all away? Kenapa lo nggak bisa banget menerima mereka tanpa setitik rasa segan? Mereka itu temen lo. Mereka peduli sama lo. Mereka sangat menghargai lo. Seharusnya lo bisa terbuka sama mereka tanpa harus mereka menghampiri lo terlebih dahulu.

Berkat mereka hidup lo nggak begitu hambar, dan bisa-bisanya lo masih merasa kesepian? Mahluk macem apa w ini :(

- Versi tentang perasaan yang rumit

Gue mual. Terlalu banyak yang serius, terlalu banyak yang bercanda, dan terlalu banyak yang mengambang. Namun tak satupun tampaknya menjangkau finish line secara kasat mata.

- Versi mean-y

Biarin ajalah. Do what you want. Abaikan yang lalu. Dan jalani kehidupan lo yang sekarang.

- Versi tega-tega-nggak

Kayaknya gue kelewatan deh sama beberapa orang... Semoga mereka-mereka yang tersakiti sama sikap atau perilaku gue yang "sengaja-atau-terlanjur" terjadi bisa dimaklumin.

Lagipula kan mereka harusnya tau kalo gue emang aneh, dan please jangan dibawa hati :(

- Versi kelewat jujur

Kayaknya gue perlu psikiater deh. Curhat gue kebanyakan versi.

Thursday, March 31, 2016

March (Six word memoirs)

01. Gue sempet mikir untuk angkat tangan
02. Garing sih, tapi ya nikmatin aja
03. Hari ke empat pulang malem lagi
04. Akhirnya pulang sore dan menghibur diri
05. Terima kasih untuk semua doanya kawans!
06. Besok lomba dan latihan baru sekali...
07. As expected, kalah dan langsung ngampus
08. Bolos softskill saking ngantuk dan pegel
09. Tanggal merah sih, tapi tetep restless
10. Belanja belanja belanja tapi buru-buru
11. Udah siap mau ke H, hujan
12. Gue bangga sama anak futsal kelasan :)
13. Gelisah mikirin survey untuk hari selasa
14. Presentasi hari ini tidak begitu spesial
15. Survey. Hujan lebat. Menerobos basah kuyup
16. Panas-panasan ngebolang nyari lokasi site
17. Cuma tidur 3 jam demi presentasi
18. Sampe rumah baru jam 11 malem
19. Padahal rujak lewat tapi gue mager
20. Rencananya sih besok mau belanja makanan
21. Pulang naik ojek, belanjaan nambah beban
22. Mood aneh banget, lagi puncak emosi
23. Survey lagi dan bodohnya pake wedges
24. Kejutan mendadak, ada kawans yang nginep
25. Semaleman kerepotan desain poster dan pasrah
26. Makasih loh udah bikin gue kzl
27. Sakit hari pertama, tampaknya karena pancaroba
28. Demam surut, tapi hidung makin banjir
29. Pulang kampus langsung tepar, bangun demam
30. Sepertinya gue masih belom bisa dewasa
31. Gue marah-marah ke semua orang

Wednesday, March 23, 2016

Sunday, March 20, 2016

Home alone for 2 weeks

Pengennya sih beresin rumah, sampe ngepel, nyapu, nyetrika baju, nyikat kamar mandi dan segala macem. Tapi gue nggak punya 24 jam tanpa nugas atau mikirin segala hal yang berhubungan dengan kuliah gue. Belum lagi gue bagian dari banyak kepanitiaan acara... bikin gue gelisah terus sampe-sampe harus gue duluan yang nanya "perlu apa?" "ini gimana?" "ada tugas nggak untuk gue?"

Kalo dipikir-pikir kenapa ya gue kebanyakan mikir... LOL. Nggak heran sih, sampe nggak sempet lagi gue mengkhayal sebelum tidur. Udah ketinggalan puluhan episode nih, padahal dulu mah kejar tayang tiap tidur siang sama malem :')

Jangankan ngekhayal, gue aja suka nggak sempet nyapa temen lama di kampus. Kalau gue berselisih jalan, ada aja yang ngehalangin gue buat ngobrol bareng mereka. Buru-buru, deadline, urusan survey, tugas kuliah, rapat himpunan, ngumpulin data, nyari dosen...

Balik ke topik awal, jadi intinya gue kan home alone nih selama 2 minggu. Makanan di rumah cuma bakal cukup sampe 2 hari kedepan. Berarti gue harus belanjaaaaaaa! Yeay ke supermarket! Cari diskon-diskonan aja kali yha :p

Terus semenjak home alone dari 2 hari lalu... tiap malem gue selalu aja denger sesuatu yang jatoh atau bergeser. Bukannya takut sih, gue cuma males ngecek kalo ternyata gue nemu kecoa atau tikus atau cicak gitu kan. Paginya pas gue cek, bener... ada yang jatoh dari atas tangga ketiup angin, atau ada kecoa mati yang entah dateng darimana.

Sebenernya sih nggak beda jauh sama pas gue ngekos dulu, tapi ya enaknya kalo dirumah lebih kedap suara jadinya denger lagu bisa agak kenceng. HEHE. Btw semoga gue bisa sempet ya menjalankan semua rencana gue selama home alone, kesempatan emas loh ini. Amin.

Friday, March 18, 2016

Bossing people around is really tiring

Fix banget gue paling nggak suka kalo dikasih kerja kelompok. HIKS.

Entah mengapa dan bagaimana gue selalu ended up yang finishing segala kerjaan berbentuk makalah atau presentasi. Dan anehnya gue nggak bisa nggak niat atau masabodo meskipun gue udah capek. Sebenernya sih seringkali gue yang menawarkan diri, karena jarang banget ada yang inisiatif ngerjain duluan. Jadinya yha gue lagi deh mau nggak mau yang jadi bos buat nyuruh-nyuruh orang ngerjain ini itu terus ngasih deadline segala.

And truthfully gue sering banget ngerasa nggak enak setiap acting like a boss demi kesempurnaan hasil yang gue targetin, tapi mau gimana lagi kalo nggak ada yang ngatur pasti bakal chaos bgt deh pokoknya.

Bawaannya nge-batin mulu kerja kelompok tuh. BIKIN BAPER. Rasanya pengen sekali-kali jadi bagian yang kerjaannya paling ringan terus kecipratan nilai bagus sama yang kerja paling banyak. Sekaliii ajadeh gue sekelompok sama orang yang jago semua, biar mereka yang ngerjain dan gue cuma bantu-bantu dikit. Nah, ini malah jadi gue yang udah mah dodol bet sama matkulnya tapi disisain tugas yang berat. Terpaksa deh gue menutupi ke-dodol-an gue itu dengan skill lain yang sebenernya agak irrelevant dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan arsitektur.

Alhasil dengan skill lain itu... gue tambah disibukkin dengan banyak hal diluar dugaan gue. BAH, MANTAPS KALI SEMESTER INI. Badai banget schedules gue. Untung masih sempet makan. Dan Alhamdulillah kegembulan ini masih melekat erat pada diriku. Walaupun ada efek samping lain yang terjadi dengan gue belakangan ini...

Tuesday, March 1, 2016

Things to do in February


  • Homeworks
  1. Utilitas
  2. Studio Perancangan Arsitektur II
  • Plans
  1. Ke festival almanar, tgl 27 (cancelled due to internal conflict)
  2. Beresin studio mini gue (lagi)
  3. Service laptop & semua hardisk gue yang bangkotan
  4. Three days no cellphone challenge (cancelled due to hectic schedule)
  5. Foto studio
  6. Berenang di hotel temen
  7. Studi Wisata Islam, tgl 22-24
  8. Siapin materi mading, 60%
  9. Rapat angkatan untuk KLA-2017, tgl 26 pagi
  10. Latihan badminton, tgl 26 siang
  11. Buat design proposal seminar CIC
  12. Belanja & Eye shopping
  13. Mendata hasil votes untuk ekskursi
  14. Latihan badminton ke 2
  15. Beli peralatan mading
  • To watch
  1. 3 folder anime yang nggak sempet ditonton dari awal sampe tamat
  2. 15 film barat & asia
  • Insidious 3 (Western)
  • My name is love (Thai)
  • Miss Granny (South Korean)
  • Frequencies (Western)
  • Exam (Western)
  • Tooth Fairy (Western)
  • Poison Berry in My Brain (Japanese)
  • Alice: Boy From Wonderland (South Korean)
  • May Who (Thai)

Sunday, February 21, 2016

Can't expect people to know how i feel

You guys must be so happy cause your week has been so full of blessings, congrats!

Sedangkan liburan gue yang berawal indah mulai ngeberontak dengan hal-hal unexpected yang bertubi-tubi. It makes me sad to think how easy for them to gimme such burdens di minggu yang harusnya menyenangkan ini. Meskipun ya bukan sepenuhnya salah mereka sih, mungkin karena ini juga efek dari resolusi gue untuk tahun ini.

Sangat diragukan menurut gue untuk maksain semuanya agar berjalan lancar. Entah karena guenya yang nggak suka kalo suatu pencapaian tidak diakui nantinya akibat ketidaksempurnaan proses, atau mungkin emang gue aja yang terlalu realistis dibandingkan mereka semua?

Tapi untungnya ya gue bukan tipe yang bakal berhenti di tengah jalan. Meskipun untuk tahun ini gue nggak bisa apa-apa, mungkin presence gue kedepannya akan lebih berpengaruh selama gue masih setia menjalankan ini semua. Dan yang bisa gue lakuin sekarang cuma percaya aja sama mereka-mereka yang sedang bersikeras untuk mengangkat namanya agar lebih baik.

Bisa dikata apa kalo mereka emang butuh bantuan gue dalam hal-hal ini? Nggak akan ada salahnya naroh kepercayaan ke orang lain dalam hal positif. Selama mereka juga punya effort untuk memperoleh hari yang lebih baik, why not? It's tough but i'm gonna hang in there.

Friday, February 12, 2016

"100 Getting to Know Myself Questions" (Part 1)

1. Who is your hero?
  • No idea.
2. If you could live anywhere, where would it be?
  • A quiet place, like in the middle of forest or deserted island with a lot of comfort & luxury? Seriously, i'm not even kidding.
3. What is your biggest fear?
  • I won't say it here.
4. What is your favorite family vacation?
  • Overseas trip.
5. What would you change about yourself if you could?
  • Nothing. I think i like the way i am now.
6. What is your favorite book to read?
  • Goosebumps series.
7. What makes you laugh the most?
  • Running man.
8. What was the last movie you went to? What did you think?
  • I don't even remember when. Damn, i'm trying hard to recall it but nothing comes to mind. Well, the main reason why i rarely go to the movies in theater anymore cause i prefer to spend money on other activities.
9. What did you want to be when you were small?
  • An architect, cause i hated it so much when my friends said they just wanted to be doctors to make their parents proud. DUH what a boring answer.
10. If you could choose to do anything for a day, what would it be?
  • Eat a bowl of ice cream.
11. Which would you rather do: wash dishes, mow the lawn, clean the bathroom, or vacuum the house?
  • Vacuum the house. I hate washing dishes the most.
12. If you could only eat one meal for the rest of your life, what would it be?
  • Omelette rice. Kyaaaaaa i love to eat eggs :3
13. Who is your favorite author?
  • R.L Stine
14. Have you ever had a nickname? What is it?
  • Rupil, Pilil, Uphil, Phil. I like 'phil' the most, it sounds simple & cool.
15. Do you like or dislike surprises? Why or why not?
  • Surprises are mostly cheesy, predictable & awkward. I don't know how to react to such things. So i tend to dislike it.
16. If you could go back in time, what year would you travel to?
  • 2007 or 2008, i won't explain why cause it's kind of embarrassing.
17. How many pairs of shoes do you own?
  • About 10?
18. If you were a super-hero, what powers would you have?
  • Teleportation!
19. What's the longest you've gone without sleep?
  • Two days and a half.
20. What was your favorite subject in school?
  • English :'(

Friday, January 29, 2016

I want this semester to be over already

Gue pengen ini semua cepat berakhir. Tugas-tugas gambar manual beratus lembar ukuran A3 dan A2 selama satu semester bikin gue muak masuk kuliah. Nyentuh penggaris aja bikin gue merinding. Belom ditambah tugas-tugas kurang ajar lain yang memotivasi mahluk sejenis gue ini pengen ambil cuti aja rasanya -_-

Disaat temen-temen gue yang lain libur, have fun, ngetroll di line, gue cuma bisa menerima nasib gue sebagai mahasiswa yang masih struggling sama tugas. Pokoknya tuh ya setiap hari pertama di awal semester, pasti suasana "welcome to the jungle" bakal menghantui gue terus sampe semester berakhir.

Setiap diajak jalan sama temen, gue cuma bisa nolak gara-gara gelisah. Setiap diajak ngobrol tentang tugas, gue juga seringkali ngeboong tentang progress saking keselnya. Setiap ngeliat status orang yang begadang sampe jam 1-3, gue rasanya pengen omelin dia "WOY GUE NGGAK TIDUR".

Dan gara-gara tugas gue pun nggak punya waktu buat naksir orang. EH.

Tapi gue serius sih, beneran nggak ada waktu buat mikirin orang. Mikirin temen aja gue suka lupa saking terlalu fokus sama diri sendiri (karena pada dasarnya emang gue selfish).

Ayo semangat ruf! Masih ada seminggu lagi sampe semua tugas bangke ini lunas! YOSH

Saturday, January 16, 2016

Anime

WATCHED :

1. (7.8/10) Hell girl season I
2. (8.5/10) La Corda D'oro
3. (8.5/10) Cardcaptor Sakura
4. (7.8/10) Another
5. (8.6/10) From The New World
6. (7.8/10) Amnesia
7. (6.0/10) Corpse Party
8. (7.7/10) Diabolik Lovers
9. (8.0/10) Ghost at School
10. (7.7/10) Alice Academy
11. (6.8/10) Red Data Girl
12. (8.3/10) Vampire Knight
13. (7.9/10) Golden Time
14. (7.8/10) Oregairu
15. (8.4/10) Kaichou Wa Maid-sama
16. (8.6/10) Naruto
17. (7.5/10) Ouran High School Host Club
18. (8.0/10) Tsubasa Reservoir Chronicles
19. (8.2/10) Kimi no Todoke
20. (8.4/10) Sword Art Online I
21. (7.8/10) Special A
22. (8.3/10) Akuma No Riddle
23. (8.2/10) One Week Friends
24. (8.0/10) Mekakucity Actors
25. (7.8/10) Brynhildr in The Darkness
26. (8.0/10) Kiniro no Chord : Blue Sky
27. (8.0/10) Brothers Conflict
28. (8.0/10) Tokyo Mew Mew
29. (9.0/10) Gekkan Shoujo
30. (7.8/10) Ao Haru Ride
31. (9.0/10) Akame Ga Kill
32. (8.5/10) Tokyo Ghoul
33. (7.0/10) Sword Art Online II
34. (9.0/10) Hunter X Hunter
35. (8.3/10) Kamisama Hajimemashita I
36. (7.8/10) Love Live
37. (7.8/10) Love Live 2
38. (7.8/10) Code Breaker
39. (7.3/10) Tokyo ESP
40. (8.8/10) BTOOOM!
41. (8.6/10) Accel World
42. (8.0/10) Amagi Brilliant Park
43. (8.1/10) Danganronpa The Animation
44. (8.8/10) Shingeki no Kyojin
45. (9.0/10) Shigatsu Wa Kimi No Uso
46. (8.7/10) Death Parade
47. (7.5/10) Zankyou No Terror
48. (8.2/10) Magic Kaitou 1412
49. (8.9/10) Kiseijuu
50. (8.8/10) Wagnaria!!! I
51. (8.7/10) Wagnaria!!! II
52. (8.9/10) Wagnaria!!! III
53. (8.2/10) Guilty Crown
54. (8.5/10) Assasination Classroom
55. (8.3/10) Blood Lad
56. (7.8/10) Witch Craft Works
57. (8.2/10) K Project
58. (8.3/10) Kamisama Hajimemashita II
59. (8.0/10) Psycho-pass I
60. (9.0/10) Ghost Hunt
61. (8.2/10) Arakawa Under The Bridge I
62. (8.4/10) Arakawa Under The Bridge II
63. (8.0/10) Binbougami Ga
64. (7.9/10) Mirai Nikki
65. (8.0/10) Nagi No Asukara
66. (7.8/10) Sankarea
67. (8.0/10) Tonari no Kaibutsu-kun
68. (7.8/10) Kuroshitsuji I
69. (8.0/10) Kuroshitsuji II
70. (7.7/10) Tokyo Ghoul A
71. (7.7/10) Ano Hana
72. (8.5/10) Shokugeki no Soma
73. (7.8/10) Sabagebu
74. (6.0/10) Diabolik Lovers II
75. (8.0/10) K - Return of Kings
76. (8.8/10) One Punch Man
77. (8.1/10) Gakusen Toshi Asterisk
78. (8.5/10) Owari No Seraph II
79. (8.2/10) Occult Academy
80. (8.0/10) Rakudai Kishi no Cavalry
81. (8.1/10) Snow White with the Red Hair
82. (8.7/10) Deadman Wonderland

CURRENTLY WATCHING/ PENDING :

1. Haibane Renmei
2. Devil Survivor 2
3. Black Bullet
4. Bokura wa Minna
5. Noragami
6. Prince No Uta 1, 2, 3
7. Glasslip
8. Durarara
9. Zetsuen no Tempest
10. Isuca
11. Chihayafuru
12. Save Our King!
13. Kyoukai no Kanata
14. Aldnoah Zero
15. Hyouka
16. The Irregular at Magic High School
17. Ghost Hound
18. Ao no Exorcist
19. Mawaru Penguindrum
20. Hamatora
21. Karneval
22. Fairy Tail
23. Bakemonogatari
24. Danshi Koukousei no Nichijou
25. Kamisama no Memo-chou
26. Inu x Boku SS
27. La Storia della Arcana Famiglia
28. No 6
29. No Game No Life
30. Psychic Detective Yakumo
31. Sakurasou no Pet na Kanojo
32. Steins Gate
33. Tasogare Otome X Amnesia
34. The World God Only Knows I, II, III
35. Dance with Devils
36. Classroom Crisis
37. Earl & Fairy
38. Sakurako san no Ashimoto
39. Taimadou Gakuen 35 Shiken Shoutai
40. Bleach
41. World Trigger
42. The World is Still Beautiful
43. Assasination Classroom 2
44. Norn9
45. Ajin
46. Prince of Stride
47. Divine Gate
48. Snow White with the Red Hair 2
49. Grimgar of Fantasy and Ash
50. Boku Dake ga Inai Machi

ONGOING (Endless episodes) :

1. Naruto Shippuden (Still airing)
2. Detective Conan (Still airing)

CANCELLED :

1. Unbreakable Machine-dolls
2. Kokoro Connect
3. Pandora Hearts
4. Date A Live!
5. Robotic Notes 
6. Tokyo Ravens
7. D-fragments
8. Tantei Team KZ Jiken Note
9. Comet Lucifer
10. Subete ga F ni Naru
11. Miracle Train
12. Baka to Test to Shokanju 1 & 2

Friday, January 15, 2016

This drama scene hit me like...


Working in a group project got me like... -_-
Sometimes i end up finishing everything by myself or doing most of the work because i can't bring myself to trust anyone. Then i'll complain to myself "why is it happening to me? why is it called a group project?"

Some people will act like they have no idea what's going on the whole time because they were too busy with shit, some people disappear before the deadline then they make excuses to make themselves feel better at the end, and the worst is the one who complains about my work and appreciates nothing.

JUST WHY gitu ya gue nggak bisa masa bodo aja sama orang-orang yang kek gitu. Padahal mereka selalu merasa nggak enak sama gue karena udah ngasih gue banyak kerjaan, tapi jarang banget ada yang nawarin untuk ngebantu. Sigh.

Pokoknya gue paling sebel deh kalo udah ada group project, bawaannya pengen amnesia aja biar orang-orang kelabakan sendiri. Oh Lord, semoga ada hikmahnya ya, gue akan mencoba ikhlas aja deh untuk sekarang ini. Toh sebenernya salah gue sendiri kadang-kadang terlalu inisiatif duluan dan nggak percayaan sama kemampuan orang lain. Fighting rup! 2 setengah tahun lagi lulus!

Monday, January 4, 2016